Thursday, August 21, 2008

For My Dad ,My Bro, n Everybody has used Drug

Detik-Detik Kematian

Disaat jantung tengah berdetak
Diwaktu darah tengah mengalir
Dikala jaga tengah terjaga                                         
Disaat itu pula detik bergulir

Apakah dikau mendengar daun yang berguguran ?
Apakah dikau melihat purnama perak bersandar ?
Apakah dikau mencium mawar putih merekah ?
Apakah dikau merasa senja yang hampir memudar ?

Tidak kawan !!!
Telingamu tuli
Matamu buta
Hidungmu buntu
Perasaanmu mati

Dikau termakan obat terlarang
Dikau terayu barang terharam
Dikau terbudak pangeran kegelapan
Dikau tersiksa cambuk kematian

Tak kau hirau seruan bunda
Kau telan habis peluruh narkoba
Bulir-bulir keringat mendererah
Ketika itu pula setan tertawa

Kawan, kau terjebak diranjau kenistaan
Yang kan membawa mu kedalam detik-detik kematian

NB :Teruntuk ayah ku yang sekarang menderita penyakit TBC akibat penggunaan
sabu-sabu dan adik ku yang menjadi buronan polisi terkait penyalahgunaan ekstasi.

“Semoga puisi ini bisa menyadarkan kalian yang telah menggunakan barang haram narkoba dan yang belum untuk benar-benar menjauhi narkoba”

T_T

Posted by Dion at 05:32:35
Comments

Leave a Reply